Prabowo Sebut MBG Bantu Korban Gempa NTT, 71 Dapur Disiagakan

Berita, Daerah292 Views

Ingetindonesia.com,NAGEKEO, NTT — Presiden Prabowo Subianto meninjau penanganan korban gempa NTT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026). Dalam kunjungannya, Prabowo menyoroti manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Prabowo memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga untuk mengevaluasi penanganan korban gempa di NTT.

Ia mengatakan pemerintah pusat telah berupaya maksimal dalam menangani dampak gempa. Namun, pemerintah masih berkomitmen memberikan bantuan lebih bagi masyarakat terdampak.

“Jadi setelah saya dapat laporan, saudara-saudara saya mantau, kita sudah berbuat maksimal. Tentunya kita ingin berbuat lebih,” kata Prabowo.

Prabowo Soroti Manfaat MBG untuk Korban Gempa NTT

Dalam rapat tersebut, Prabowo menyinggung manfaat MBG untuk korban gempa NTT. Menurutnya, satu porsi makanan bergizi dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit setelah bencana.

Prabowo mengatakan kebutuhan makanan menjadi sangat penting, terutama bagi ibu dan anak yang terdampak gempa.

“Kalau untuk orang mampu, satu porsi makanan itu tidak ada artinya. Tapi, untuk mereka dalam keadaan susah, dan susahnya juga berhari-hari banyak yang cerita kepada saya,” ujar Prabowo.

Ia juga meyakini program MBG dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, meski program tersebut mendapat sorotan dari sebagian pihak.

“Sekarang yang kita mikir ibu-ibu dan anak-anak. Jadi MBG berperan,” kata Prabowo.

71 Dapur MBG Disiapkan untuk Pengungsi

Pemerintah sebelumnya menyiagakan 71 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan pengungsi korban gempa NTT.

Dalam rapat koordinasi penanganan bencana, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan dapur MBG yang selama ini melayani anak-anak sekolah dapat sementara dialihkan untuk membantu para pengungsi.

“Ada beberapa sekolah yang masih libur atau diliburkan karena rusak dan lain-lain. Tadi kami sudah komunikasi dengan Kepala BGN, Bapak Sudaryono. Ada 71 SPPG yang mungkin bisa difungsikan,” kata Tito.

Pengalihan fungsi SPPG tersebut dilakukan karena sejumlah sekolah terdampak gempa masih belum dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal.

Pemerintah Siapkan Posko Bantuan di Flores

Selain pemanfaatan dapur MBG, pemerintah juga menyiapkan penguatan koordinasi bantuan melalui dua posko untuk menangani wilayah terdampak gempa di Flores.

Posko pertama berada di wilayah timur Flores, yang akan menangani Kabupaten Ende, Sikka, Ngada, dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, posko barat Flores akan berlokasi di Labuan Bajo untuk menangani wilayah Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi bantuan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak gempa dapat terpenuhi.

Prabowo Apresiasi Pemkab Nagekeo

Dalam kunjungannya, Prabowo juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang dinilai telah bekerja maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

“Ini Bupati dan pemimpin yang paling dekat sama rakyat,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan penanganan bencana membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga terkait, serta masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap proses pemulihan pascagempa NTT dapat berjalan lebih cepat, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan bagi para pengungsi.