Korban Tewas Aksi Protes di Iran Tembus 2.677 Orang

Internasional232 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Jumlah korban tewas dalam gelombang aksi protes di Iran terus bertambah. Kelompok hak asasi manusia (HAM) berbasis di Amerika Serikat melaporkan bahwa sebanyak 2.677 orang meninggal dunia sejak demonstrasi besar-besaran pecah di negara tersebut.

Dalam laporan yang dirilis pada Kamis, Human Rights Activists News Agency (HRANA) menyebutkan selain ribuan korban jiwa, aparat keamanan Iran juga telah menahan 19.097 orang selama aksi protes berlangsung.

“Dalam bentrokan yang terjadi selama unjuk rasa, sebanyak 2.677 orang kehilangan nyawa,” demikian pernyataan kelompok HAM tersebut.

Hingga kini, otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi mengenai total jumlah korban tewas maupun luka-luka akibat rangkaian protes tersebut.

Aksi protes pertama kali pecah pada 28 Desember di ibu kota Teheran, ketika para pedagang, pemilik toko, dan pelaku usaha kecil menggelar mogok dan demonstrasi. Mereka memprotes melonjaknya inflasi, melemahnya nilai tukar rial, serta memburuknya kondisi ekonomi.

Seiring waktu, demonstrasi menyebar ke berbagai kota dan berkembang menjadi aksi penolakan terhadap pemerintah. Gelombang protes ini melibatkan beragam kelompok masyarakat, mulai dari pekerja, mahasiswa, hingga kalangan lainnya.

Sementara itu, pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik aksi-aksi tersebut. Otoritas setempat menyebut demonstrasi itu sebagai bentuk “kerusuhan” dan bahkan mengaitkannya dengan tindakan “terorisme”.