Jelang Muktamar NU 2026, Sejumlah Nama Masuk Bursa Calon Ketum PBNU

Berita1007 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com, Surabaya – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar berlangsung pada Agustus 2026, sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Salah satu tokoh yang mengungkapkan dinamika tersebut adalah atau Gus Salam, cucu pendiri NU KH Bisri Syansuri. Menurutnya, ada beberapa tokoh yang disebut-sebut akan ikut berkontestasi dalam pemilihan ketua umum PBNU mendatang.

banner 336x280

Nama-nama yang tersebar antara dirinya sendiri, Ketua Umum sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat , , Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang , serta petahana Ketua Umum PBNU .

“Ada Cak Imin, Gus Yahya, Kiai Zulfa, dan Gus Yusuf. Nama-nama itu yang saat ini banyak beredar,” ujar Gus Salam.

Selain nama-nama tersebut, muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan masuknya pejabat dari jajaran kabinet pemerintahan. Di antaranya Menteri Agama dan Menteri Haji.

Namun, menurut Gus Salam, hingga saat ini Gus Irfan belum menunjukkan minat untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU. Ia menilai Gus Irfan selama ini lebih banyak berkiprah di pemerintahan dan dunia politik dibandingkan di struktur organisasi NU.

Gus Salam juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh yang termasuk masuk dalam calon bursa ketua. Komunikasi tersebut dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Cak Imin, Gus Yahya, serta Sekretaris Jenderal PBNU .

Menurutnya, seluruh kader NU memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU dalam forum muktamar mendatang.

Sementara itu, Gus Ipul secara tegas menyatakan dirinya tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut mengaku lebih memilih fokus menjalankan tugas organisasi yang saat ini diemban, termasuk sebagai Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU.

Meski begitu, Gus Ipul menilai Menteri Agama Nasaruddin Umar memiliki peluang untuk maju dalam kontestasi tersebut. Ia menyoroti pengalaman Nasaruddin yang pernah menjabat sebagai Katib Aam PBNU, posisi yang juga pernah menduduki beberapa ketua umum PBNU sebelumnya.

Selain nama-nama tersebut, mantan Menteri Pendidikan Nasional juga disebut-sebut masuk dalam radar calon Ketua Umum PBNU.

Muktamar ke-35 NU direncanakan berlangsung pada Agustus 2026. Hingga kini, lokasi pelaksanaannya masih belum ditetapkan. Sebelum muktamar digelar, NU akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU pada 20–21 Juni 2026 

Forum tersebut diperkirakan menjadi momentum penting untuk membahas berbagai agenda organisasi menjelang pemilihan kepemimpinan PBNU periode berikutnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *