Irene Rusli Halil: Pimpinan PPP Harus Introspeksi Diri dan Bersatu Hadapi Muktamar

Berita461 Views

Ingetindonesia.com,JAKARTA — Menjelang pelaksanaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar dalam waktu dekat, Hj. Irene Rusli Halil, SE., anggota Majelis Pertimbangan Partai DPP PPP, mengimbau seluruh jajaran partai untuk melakukan introspeksi dan kembali bersatu.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Irene menekankan pentingnya soliditas internal demi masa depan partai berlambang Ka’bah itu. “Sudah waktunya semua bersatu. Jangan ada lagi pecat-memecat,” ujarnya, mengingatkan agar konflik internal tidak lagi menghambat langkah organisasi.

Putri dari almarhum Rusli Halil—tokoh penting dalam sejarah fusi partai-partai Islam menjadi PPP pada tahun 1973—ini juga menyampaikan keprihatinannya atas kegagalan PPP dalam melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2024, yang menyebabkan partai tersebut tidak memiliki kursi di DPR RI.

“Hal ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi kita semua. Seluruh struktur partai, dari DPP, DPW, DPC hingga ranting, perlu melakukan muhasabah: apakah kita benar-benar sudah berjuang membesarkan partai atau hanya sibuk dengan urusan internal,” ujar Irene.

Direktur Utama PT IGAS Utama Inti ini juga menegaskan bahwa momentum Muktamar harus menjadi titik balik kebangkitan PPP, dengan membangun kembali persatuan dan menjauhkan diri dari konflik.

“Yang terpenting, mari kita kembali rukun dan menjalin silaturahmi. Lupakan perbedaan dan konflik masa lalu. Kita rajut kembali kekuatan bersama untuk menjadikan PPP sebagai partai yang dipercaya oleh seluruh umat Islam,” pungkasnya.