HUT ke-80 Bhayangkara, Presiden Prabowo Titipkan Enam Pesan untuk Polri

Berita87 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang digelar di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Presiden menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

banner 336x280

“Pertama, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi,” ujar Prabowo di hadapan peserta upacara.

Pesan kedua yang disampaikan Presiden adalah agar Polri selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, aparat kepolisian harus menjadi institusi yang memberikan rasa aman dan solusi bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kesulitan.

Pada pesan ketiga, Prabowo mengingatkan bahwa seluruh fasilitas dan kesejahteraan yang diterima aparat negara berasal dari rakyat. Oleh karena itu, setiap anggota Polri mempunyai tanggung jawab untuk mengabdi secara tulus dan bekerja demi kepentingan masyarakat.

Presiden juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil sebagai pesan keempat. Ia meminta seluruh personel Polri berani membela kebenaran serta melindungi masyarakat yang lemah tanpa rasa takut terhadap tekanan dari pihak mana pun.

“Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Memasuki pesan kelima, Prabowo mendorong Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, perkembangan kejahatan modern menuntut aparat penegak hukum memiliki kemampuan yang semakin adaptif dan berbasis teknologi.

Selain itu, Presiden menegaskan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, dan seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan pemeliharaan nasional.

Sebagai pesan terakhir, Prabowo mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus melakukan pembenahan internal dengan menjunjung sikap rendah hati dan terbuka terhadap perubahan.

“Jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri, justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik,” pesannya.

Di akhir perayaannya, Presiden turut memberikan apresiasi kepada Polri atas berbagai upaya pembenahan organisasi yang telah dilakukan, mulai dari peningkatan profesionalisme, disiplin, kualitas pelayanan publik, hingga penguatan sinergi dengan seluruh komponen bangsa.

Menurut Prabowo, dengan terus menjaga kepercayaan masyarakat dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan zaman, Polri diharapkan semakin mampu menjalankan peringkat sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya rakyat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *