Hari ini Kejagung Periksa Eks Mendikbud Nadiem Makarim Terkait Kasus Korupsi Laptop

Berita856 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta — Kejaksaan Agung Republik Indonesia memanggil mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Senin (23/6), di Gedung Bundar Kejagung pukul 09.00 WIB.

Pemanggilan ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, yang menyebut bahwa Nadiem akan diperiksa oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Pemanggilan terhadap Nadiem Makarim untuk diperiksa sebagai saksi pada hari Senin tanggal 23 Juni 2025 akan dilaksanakan di Gedung Bundar dan direncanakan mulai pukul 09.00,” ujar Harli kepada wartawan, Jumat (20/6).

Menurut Harli, pemeriksaan terhadap Nadiem diperlukan karena saat kasus tersebut terjadi, ia menjabat sebagai Mendikbud. Fokus penyidik adalah menggali keterangan terkait peran pengawasan yang dilakukan oleh Nadiem dalam pelaksanaan pengadaan alat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berupa laptop Chromebook.

“Berkaitan dengan bagaimana fungsi-fungsi pengawasan oleh yang bersangkutan terhadap jalannya pelaksanaan dari pengadaan Chromebook ini. Itu nanti akan dipertanyakan bagaimana prosesnya,” lanjut Harli.

Dalam pengusutan perkara ini, Kejagung mengungkap adanya indikasi pemufakatan jahat dalam penyusunan kajian teknis yang digunakan sebagai dasar pengadaan Chromebook. Kajian tersebut diduga diarahkan secara khusus agar seolah-olah penggunaan laptop berbasis sistem Chrome diperlukan untuk mendukung teknologi pendidikan.

Namun, hasil uji coba terhadap 1.000 unit Chromebook pada tahun 2019 justru menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak efektif digunakan sebagai sarana pembelajaran, memperkuat dugaan adanya manipulasi dalam proses pengadaan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut program strategis pemerintah di sektor pendidikan dan penggunaan anggaran besar untuk transformasi digital di sekolah-sekolah. Penyidikan terus berlangsung untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam praktik korupsi ini.