Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak

Berita, Daerah97 Views
banner 468x60

Ingetindonesia.com,Palu – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu menerima berbagai laporan kerusakan dari sejumlah lokasi terdampak.

Pengamat BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Hendrik, mengatakan telah menerima laporan mengenai kerusakan pada beberapa bangunan akibat guncangan gempa yang cukup kuat.

banner 336x280

“Ada beberapa laporan bangunan yang rusak,” ujar Hendrik di Palu, Selasa.

Salah satu dampak yang mendapat perhatian adalah penutupan sementara akses Jembatan Palu III. Penutupan dilakukan setelah ditemukannya indikasi keretakan pada struktur jembatan. Seluruh kendaraan yang hendak melintas dialihkan ke jalur alternatif hingga proses pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan.

Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan pemerintahan dan fasilitas umum. Di Kabupaten Sigi, plafon Kantor Bupati Sigi mengalami kerusakan, sementara beberapa bagian lantai bangunan dilaporkan retak akibat guncangan gempa.

Di lingkungan Universitas Tadulako (Untad), plafon auditorium mengalami kerusakan dan sebagian material bangunan dilaporkan jatuh saat gempa terjadi. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan civitas akademika yang berada di sekitar lokasi.

Kerusakan ringan juga terjadi pada sejumlah hotel di Kota Palu. Beberapa bagian bangunan Hotel Best Western Coco Palu dan Hotel Santika dilaporkan mengalami kerusakan kecil. Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.

BMKG menjelaskan bahwa episentrum gempa berada di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, atau sekitar 42 kilometer di tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah. Gempa termasuk kategori gempa kedalaman dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan hasil analisis dan pemodelan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun guncangannya dirasakan cukup kuat di wilayah Palu dan sekitarnya.

Pihak yang berwenang saat ini masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi, sementara masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempengaruhi informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan resmi dari BMKG dan instansi terkait.

 

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *