DPR Dukung Konsep “School Kitchen” untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita208 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta— Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendukung gagasan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan melalui konsep school kitchen atau dapur sekolah.

 

Menurut Lalu, konsep ini bisa menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian sekolah serta memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lebih efisien dan sesuai kebutuhan daerah.

“Konsep school kitchen membuka peluang bagi sekolah-sekolah yang memiliki kapasitas untuk mengelola sendiri penyediaan makanan bergizi, tentu dengan syarat dan standar yang ditetapkan, termasuk penilaian kelayakan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Saya menilai ini pendekatan yang progresif,” ujar Lalu dalam keterangan resminya, Selasa (14/10/2025).

 

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai pendekatan dapur sekolah sejalan dengan semangat desentralisasi pendidikan, di mana sekolah diberikan ruang untuk menyesuaikan kebutuhan dan potensi lokal masing-masing.

 

Ia menambahkan, pelaksanaan MBG dengan model school kitchen harus diiringi dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas kementerian, terutama dalam hal penyusunan regulasi dan standar teknis.

“Komisi X akan mendorong agar regulasi MBG mencakup ketentuan teknis pelaksanaan dapur sekolah, standar mutu gizi, keamanan pangan, mekanisme pembinaan, serta skema insentif bagi sekolah yang lolos penilaian BGN,” katanya.

Selain itu, konsep school kitchen dinilai dapat mendorong sekolah memanfaatkan bahan pangan lokal, terutama di daerah agraris atau wilayah terpencil yang memiliki potensi sumber daya sendiri.

 

“Dengan pendekatan school kitchen, kita bisa mengoptimalkan bahan pangan lokal sekaligus meminimalkan kendala logistik,” ujarnya.

Lalu menegaskan, DPR akan terus mengawal pembahasan regulasi dan memastikan alokasi anggaran untuk program tersebut tersedia, baik melalui APBN pusat maupun APBD daerah. Ia juga mendorong adanya pelatihan manajemen dapur dan sanitasi pangan bagi tenaga pendidik dan pengelola sekolah.

 

“Tujuan akhirnya jelas: memastikan setiap anak mendapat asupan bergizi yang cukup agar tumbuh sehat dan siap belajar. School kitchen adalah cara cerdas untuk mewujudkan program MBG yang efektif dan berkelanjutan,” tutur Lalu.