BREAKING NEWS: Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Ekonomi188 Views

Ingetindonesia.com,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satu pejabat yang dicopot adalah Dadan Hindayana dari posisinya sebagai Kepala BGN.

Pengumuman pergantian pimpinan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi.

Selain Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, pergantian juga mencakup dua pejabat lainnya, yakni Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Prasetyo menyampaikan apresiasi pemerintah atas kontribusi para pejabat tersebut dalam membangun lembaga yang menjadi ujung tombak program gizi nasional.

“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya selama ini dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Dadan Hindayana diketahui dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 19 Agustus 2024, menjelang akhir masa pemerintahan Jokowi. Saat itu, ia dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional yang siap menjalankan program unggulan Prabowo-Gibran, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum memimpin BGN, Dadan dikenal sebagai sarjana dan dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB).

Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Proteksi Tanaman IPB pada periode 1986–1990. Dadan kemudian melanjutkan studi ke Jerman di University of Bonn dan Leibniz Universität Hannover, yang diselesaikan keduanya pada tahun 1997.

Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Dadan memiliki jabatan fungsional sebagai lektor dengan kualifikasi pendidikan doktoral atau S3.

Selain aktif di bidang akademik, ia juga menghasilkan sejumlah karya ilmiah, termasuk publikasi internasional. Beberapa penelitian yang pernah diterbitkannya antara lain mengenai preferensi serangan tikus sawah terhadap tanaman padi serta kajian keanekaragaman dan fungsi serangga ordo Coleoptera di daerah reklamasi pascatambang batu bara di Berau, Kalimantan Timur.

Hingga kini belum diumumkan siapa sosok yang akan menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Pemerintah juga belum menjelaskan secara rinci alasan pergantian pimpinan lembaga tersebut.